Apa yang kita
lakukan jika telah beusaha dengan tekun, dan telah mengerahkan seluruh tenaga,
tetapi masih gagal? Dengan kata lain, bagaimana jika semua yang kita lakukan
gagal total? Sesungguhnya akibat dari kegagalan adalah kita tidak mempunyai waktu
untuk berpikir kreatif untuk menyempurnakan produk yang ada atau menghasilkan
produk baru atau usaha baru yang belum terpikirkan.
Pernahkah anda
bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk
menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu ketika masih kanak-kanak
saya masih ingat bagaimana banyak orang yang ragu akan produk-produk Jepang
yang dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma lainnya. Tapi sekarang
seakan-akan sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di
dalam rumah kita. Ini tidak hanya belaku di Negara kita saja, tetapi bahkan
diseluruh dunia.
Umumnya karir
dan ketrampilan yang kita miliki terpaku dengan lingkungan dimana kita
dibesarkan. Seorang petani mendidik anaknya sebagai calon petani, dokter
mengajar anaknya sebagai calon dokter, dan seorang politikus mendidik anaknya
sebagai calon politikus. Kadang kala apabila seorang gagal setelah berusaha dengan
tabah dan mengerahkan sepenuh tenaga untuk sekian lama, mungkin saatnya ia
mengkaji kembali bidang yang digeluti dan menilai apakah ia mampu untuk
mendapatkan apa yang diinginkannya dibidang tersebut.
Pernahkah anda
bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk
menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu ketika masih kanak-kanak
saya masih ingat bagaimana banyak orang yang ragu akan produk-produk Jepang
yang dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma lainnya. Tapi sekarang
seakan-akan sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di
dalam rumah kita. Ini tidak hanya belaku di Negara kita saja, tetapi bahkan
diseluruh dunia.
Orang-orang
Jepang tidak mencipatakan mobil. Tidak
juga kamera, kulkas, TV atau system perangkat audio berkualitas tinggi. Mereka
tidak banyak menciptakan benda. Yang mereka lakukan hanyalah “meniru”,
menyempurnakan dan memperbaiki barang yang sudah ada, dan lihatlah kesuksesan
sekarang.
Jika anda
menyadari bahwa anda tidak berhasil mencapai tujuan anda dimana anda telah
dilatih untuk melakukannya, latihlah atau lengkapi diri anda dengan pekerjaan
yang member peluang meraih sukses dimasa dating dengan lebih baik. Janganlah anda menggantungkan diri anda pada
satu keterampilan saja. Ingat, manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari
keterampilan baru dan menerjuni bidang usaha lain. Jangan mempercayai bahwa
seseorang harus hidup dan mati dalam satu bidang saja. Jika orang lain dapat
sukses, maka anda juga bisa. Ada orang yang mungkin gagal dalam suatu bidang
usaha tetapi sukses sekali dalam bidang lain.
(Membangkitkan Entrepreneur Power, karya Valentino Dinsi, SE, MM,
MBA.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar