Jumat, 01 April 2016

Ayo Bangun !!!

Bismillahirrahmaanirrahiim,,,

Hai! Selamat datang di blogku kawan :)
Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog yang sudah dibuat sekitar 5 tahun lalu ini. (Bahkan sampai sekarang pun saya bingung mau nulis apa :v)
Tepat tangal 1 April 2016 ini saya ingin coba untuk belajar menulis lagi minimal 2 paragraf per hari untuk mengisi waktu luang yang biasanya dipakai tidur sehingga saya rasa kurang produktif, hehe.

"Hidup berawal dari mimpi". Saya termasuk orang yang tersihir dengan kalimat yang satu ini. Oleh karenanya saya banyak tidur untuk bermimipi agar bisa hidup #lho?! Setelah banyak tidur dan bermimpi, saya merasakan bahwa mimpi yang saya alami ketika tidur sangat sedikit sekali yang menjadi 'hidup'. Bahkan kebanyakannya hanya meletup-letup dalam angan namun terasa sulit untuk diwujudkan.

Setelah merenungi kalimat diatas , sebetulnya ada satu kata yang pas agar impian kita bisa 'hidup'. "Bangun", ya bangun dari tidur dan mulai membangun impian dan angan kita jadi kenyataan dengan memulai hal kecil yang mudah kita lakukan!

Semua hasil butuh proses, bahkan untuk hal yang instan sekalipun seperti memasak mie instan. Kita perlu buka bungkusnya, campurkan bumbunya, masak dengan air mendidih agar mienya matang dan kemudian sajikan. Mienya sudah siap kita makan.

Hal itu sama dengan apa yang harus kita lakukan dengan impian kita. Kita harus berproses agar impian kita bisa 'hidup'.  Jadi ketika kita bermimpi, jangan hanya dinikmati saat tidur saja. Segera bangun dan realisasikan hidupmu.

#Ayo Bangun!!!

Kamis, 19 Februari 2015

17 Amalan Penghapus Dosa

Manusia pasti berbuat dosa dan pasti butuh ampunan Allah. Oleh karena itu Allah memberikan keutamaan dan kemurahan kepada hambaNya dengan mensyariatkan amalan-amalan yang dapat menghapus dosa disamping taubat. Sebagiannya dijelaskan dalam Al Qur’an dan sebagiannya lagi dalam Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.Diantaranya sebagai berikut:

Selasa, 12 Februari 2013

Let's Manage Our Time

Masa-masa libur seperti saat ini memang sangat menyenangkan, tetapi kalau tidak dibarengi dengan kegiatan yang bermanfaat, maka hari-hari kita seakan menjadi sia-sia saja. Oleh karena itu kita harus tahu gimana caranya agar waktu yang kita punya bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat secara lebih efektif & efisien. Dari buku berjudul Breaking The Time, karangan Satria Lubis, penulis dapat mengetahui bagaimana caranya agar kita dapat memaksimalkan waktu yang kita punya agar kita bisa menjadi manusia yang lebih produktf. Di buku ini

Kamis, 26 April 2012

Bila Semua Bisnis Gagal

Apa yang kita lakukan jika telah beusaha dengan tekun, dan telah mengerahkan seluruh tenaga, tetapi masih gagal? Dengan kata lain, bagaimana jika semua yang kita lakukan gagal total? Sesungguhnya akibat dari kegagalan adalah kita tidak mempunyai waktu untuk berpikir kreatif untuk menyempurnakan produk yang ada atau menghasilkan produk baru atau usaha baru yang belum terpikirkan.
Umumnya karir dan ketrampilan yang kita miliki terpaku dengan lingkungan dimana kita dibesarkan. Seorang petani mendidik anaknya sebagai calon petani, dokter mengajar anaknya sebagai calon dokter, dan seorang politikus mendidik anaknya sebagai calon politikus. Kadang kala apabila seorang gagal setelah berusaha dengan tabah dan mengerahkan sepenuh tenaga untuk sekian lama, mungkin saatnya ia mengkaji kembali bidang yang digeluti dan menilai apakah ia mampu untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dibidang tersebut.
Pernahkah anda bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu ketika masih kanak-kanak saya masih ingat bagaimana banyak orang yang ragu akan produk-produk Jepang yang dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma lainnya. Tapi sekarang seakan-akan sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di dalam rumah kita. Ini tidak hanya belaku di Negara kita saja, tetapi bahkan diseluruh dunia.
Orang-orang Jepang  tidak mencipatakan mobil. Tidak juga kamera, kulkas, TV atau system perangkat audio berkualitas tinggi. Mereka tidak banyak menciptakan benda. Yang mereka lakukan hanyalah “meniru”, menyempurnakan dan memperbaiki barang yang sudah ada, dan lihatlah kesuksesan sekarang.
Jika anda menyadari bahwa anda tidak berhasil mencapai tujuan anda dimana anda telah dilatih untuk melakukannya, latihlah atau lengkapi diri anda dengan pekerjaan yang member peluang meraih sukses dimasa dating dengan lebih baik.  Janganlah anda menggantungkan diri anda pada satu keterampilan saja. Ingat, manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari keterampilan baru dan menerjuni bidang usaha lain. Jangan mempercayai bahwa seseorang harus hidup dan mati dalam satu bidang saja. Jika orang lain dapat sukses, maka anda juga bisa. Ada orang yang mungkin gagal dalam suatu bidang usaha tetapi sukses sekali dalam bidang lain.
(Membangkitkan Entrepreneur Power, karya Valentino Dinsi, SE, MM, MBA.)



Bermimpi Yuk,,!



Mungkin anda bertanya mengapa harus  bermimpi? Memang, mimpi itu  kembangnya tidur dan bukankah kita harus realistis?  Memang mimpi hanyalah sebuah mimpi. Namun ada sebuah hikmah
“bermimpilah kamu sebelum kamu jadi pemimpin.”serta
“belajarlah kamu sebelum kamu menjadi pemimpin”

Rabu, 25 April 2012

Ciri Manusia Kreatif


·         Selalu Berusaha Bekerja Lebih Baik
Manusia kreatif tidak menerima begitu saja segala sesuatu yang ada padanya. Mereka selalu mencari cara-cara untuk memperbaiki keadaan. Mereka melihat sesuatu yang dilihat orang lain, tetapi acapkali memikirkan sesuatu yang tak terpikirkan orang lain. Mereka memandang masalah sebagai peluang dan tantangan sebagai sesuatu yang menggugah semangat untuk mencari inovasi. Bisa jadi, apa yang dipikirkan adalah hal-hal yang kecil yang biasa jika kita terima apa adanya setiap hari.

·         Pencetus Paradigma
Paradigma adalah seperangkat atau kerangka rujukan. Orang kreatif menerobos batas-batas baku dalam mencari solusi. Mereka mempelajari situasi dengan memanfaatkan banak sudut pandang dan mampu melakukan pergeseran dramatis dalam pemikiran yang disebut pergeseran paradigm untuk mendapatkan solusi atau kesepakatan.

·         Mempunyai Pemikiran Inkuisitif
Orang kreatif selalu ingin tahu. Ini menjadi kebiasaan. Mereka selalu bertanya “mengapa” memikirkan segala sesuatu yang sedang berjalan. Mengetahui cara kerja sesuatu berarti dapat mengembangkan berbagai hal dari sesuatu tersebut.

·         Mempunyai Kebiasaan Bertindak
Orang kreatif tak hanya menghasilka ide-ide baru, mereka juga bertindak mewujudkan ide mereka  agar menjadi kenyataan. Mereka memiliki dorongan yang kuat bagaimana agar sesuatu terjadi.

·         Mempunyai Jawaban Alternatif
Mereka tak hanya membuat satu alternative solusi namun mereka juga akan mencoba untuk mendapatkan solusi-solusi  yang lain.

·         Suka Berpikir Lunak
Otak kiri bersifat keras terhadap ide. Otak kana lunak terhadap batasan-batasan. Orang kreatif memanfaatkan dua belah otaknya secara seimbang.

·         Mencoba Kemustahilan
Mereka selalu memperhatikan ide-ide meskipun itu kelihatan mustahil. Merenugkan ide yang muncul dapat memicu kemungkinan baru.

·         Melihat Kesalahan Sebagai Peluang
Mereka tak suka menghindar dari suatu tindakan meskipun mempunyai salah atau gagal.

·         Menyukai Humor dan Santai
Ide kreatif terkadang muncul ketika dalam keadaan terdesak, tetapi lebih banyak ide brilian dan segar yang lahir dalam suasana santai dan gembira”Pertahanan mental” biasanya menjadi longgar.

·         Toleran Terhadap Hal yang Dilematis
Dalam kenyataannya ide kreatif acapkali muncul dari situasi dilematis. Jarang ide kreatif lahir dari pola piker linier, tunggal, dan pasti.

·         Berani Berpikir Beda
Orang kreatif berani kontra dengan apa yang disetujui mayoritas, walaupun acapkali tidak harus dilakukan terlalu terbuka.

·         Terbuka terhadap Gagasan Baru
Mereka mempunyai fleksibelitas dalam pemikiran. Ingatlah bahwa ide akan berkembang bilamana kita memberinya uang.
 
·         Mudah Menerima Perubahan
Hambatan untuk berubah acapkali muncul pada beberapa orang. Mereka ini tidak mempunyai keberanian untuk mengambil risiko terhadap kesalahan.

·         Termotivasi untuk Menemukan Solusi Terbaik
Motivasi acapkali diekspresikan dalam bentuk sikap  yang antusias untuk menantang persoalan-persoalan baru. Mereka mempunyai motivasi tinggi, sehingga membuat mereka berenergi.

(Zimmerman dan Hart, DePorter dan Harnacki, dan Roger Van Oech)